Home / Daerah / Hukrim / Nasional / Regional

Sabtu, 11 Februari 2023 - 22:46 WIB

Proyek Pemasangan Paving Blok  Mesjid Agung Darussalam Harus Jadi Perhatian BPK.

Sabtu,11 Februari 2023.22:27 WIT.

HALTENG PERS TIPIKOR-ID. Proyek pemasangan paving blok halaman Mesjid Agung Darussalam desa fidijaya Kecamatan Weda Kabupaten Halmahera Tengah diduga menyalahi aturan.

Menurut Ketua Tim Investigasi Perskpktipikor. Com Hendro Said Gege. Ahad (29/1/2023), dari pembangunan sejumlah item di  tersebut diduga tidak sesuai mekanisme dan atau spek.

“Seluruh pekerjaan yang sudah dilaksanakan harusnya sesuai spek, kata Hendro.

Menurutnya, pelaksanaan kegiatan tersebut diduga merupakan suatu kesalahan fatal, ungkapnya.

Proyek yang menelan biaya APBD tahun 2022 miliaran rupiah tersebut tidak sesuai mekanisme dalam RAB, jelasnya.

Pasalnya, ukuran ketebalan paving yang seharusnya dipasang 3 Cm, tapi terbukti diduga ketebalan tersebut berbeda-beda seperti, 2 Cm dan 1,5 Cm, hal ini di ungkapkan salah satu pekerja yang enggan namanya dibeber Rusli.

“Seharusnya kontraktor taat akan aturan, sebagai seorang kontraktor juga harus punya pemahaman yang baik terhadap peraturan pekerjaan,” ucapnya.

Katanya lagi, mengacu pada UU nomor 1 tahun 2004 tentang pembendaharaan negara mengedepankan Perpres nomor 12 tahun 2021 tentang Pengadaan Barang/jasa pemerintah.

Enak benar untuk menjalankan operandi ini paving blok yang tidak sesuai spek modusnya dipasangkan pada bagian tengah sedangkan yang ketebalannya sesuai spek dipasangkan dipinggiran. Olehnya itu hal ini diduga untuk menutupi agar apabila ada pemeriksaan tidak ditemukan, ungkapnya.

Dengan ini Rusli Ishak menambahkan, terhadap kegiatan proyek yang berlokasi di Halaman Mesjid Agung Darussalam itu, ia menilai perlunya pengawasan dari pihak Inspektorat dan Aparat Penegak Hukum (APH) agar dapat bertindak tegas kepada pihak kontraktor yang pekerjaanya yang diduga tidak mengikuti aturan yang sudah ditentukan. Karena dengan adanya pekerjaan seperti itu. Maka masyarakat yang dirugikan. Sebab, dananya bersumber dari pajak rakyat, harapnya.

Olehnya itu kami berharap kepada Badan Perwakilan Keuangan (BPK) Provinsi Maluku Utara, segara memerikas secara detail  proyek tersebut, tegasnya. (Rosa).

READ  Berubah Bak Jalan Hauling Perusahaan, Warga Desak Kodim Tegur Truk Pengangkut Tanah di KM 3.

Share :

Baca Juga

Daerah

Tak Transparan Terkait Lahan Restan, Warga Kulojaya SP 3 Palang Kantor Desa.

Daerah

MENELAN ANGGARAN MILIARAN RUPIAH, PROGRES PEMBANGUNAN SPORT CENTER DI PERTANYAKAN.

Daerah

Rusli Ishak: Stop Debat Kusir yang Tak Melahirkan Solusi, Teluk Weda Butuh Aksi Nyata.

Daerah

Dari Visi Menuju Aksi: Dinas Pendidikan Halteng Distribusikan Seragam dan Buku Pelajaran bagi Semua Siswa.

Daerah

WTP Sudah Terbit, Billboard Tak Kunjung Terpasang: DPRD dan APH Jangan Diam.

Daerah

IKPM-HT Yogyakarta Selenggarakan Dialog Publik dan Pentas Seni.

Daerah

KPK Pernah Bongkar Pinjam Bendera di Daerah, Kejaksaan dan Polisi Ditantang Lakukan Hal Sama di Halteng.

Daerah

Mengapa Harga Pertamax di Weda Lebih Mahal daripada di Lelilef?

You cannot copy content of this page