Home / Daerah / Hukrim / Nasional / Regional

Sabtu, 1 April 2023 - 00:13 WIB

Polres Halmahera Tengah Diduga, Abaikan Kasus Pengancaman.

Sabtu, 01 April 2023.00:02 WIT.

HAL-TENG PERS TIPIKOR-ID. Sekiranya pada Kamis 2 Maret 2023 pukul 12:00 WIT seorang laki-laki berinsial Ali dengan alamat Desa Lelilef Woebulen Kecamatan Weda Tengah Kabupaten Halmahera Tengah mengadukan ke pihak kepolisian atas dugaan pengancaman dengan senjata tajam (Sajam) terhadap dirinya.

Berdasarkan informasi yang berhasil di himpun Pers Tipikor-id, awalnya pada 24/02/2023 pukul 01:00 WIT sesaat sebelum pengancaman itu terjadi terhadap korban Ali Abd. Majid alis Ali.

Ketika korban Ali mengendarai mobil dan melewati perempatan jalan patung dua jari tiba-tiba ada sekelompok pemuda yang duduk berkerumun di pinggiran jalan meneriaki korban, karena korban merasa terganggu/jengkel atas teriakan itu korban pun menghentikan mobilnya kemudian korban menghampiri para pemuda tersebut, namun sebagian pemuda tersebut melarikan diri. Dan hanya salah satu pemuda yang bernama Anto (Anak dari Badrun Mahmud). Dan menurut orang-orang sekitar yang meneriaki koban adalah Anto, korban Ali pun menjadi emosi hingga menampar dua kali ke bagian pipinya Anto.

Terpisah, untuk pengembangan berita Pers Tipikor-id menghubunggi Ali selaku Korban atas dugaan pengancaman, Ali membenarkan atas dugaan pengancaman terhadap dirinya.

Ali selaku korban, lewat pesan WhatsAppnya melanjutkan kronologis tersebut, “mungkin karena merasa tidak puas Anto melaporkan hal tersebut kepada orang tuanya yang bernama Badrun Mahmud, tak lama kemudian Saudara Anto datang lagi menghampiri saya dan mengatakan ayahnya menunggu saya di rumahnya, karena ada penyampaian tersebut, saya langsung menuju rumah saudara Badrun Mahmud untuk menjelaskan apa yang saya lakukan terhadap anaknya, setelah saya tiba didepan rumahnya saudara Badrun Mahmud dan baru turun dari mobil, tiba-tiba saudara Badrun Mahmud langusung mengeluarkan sebilah parang dari belakang baju dengan menggengam parang ditangan kanan lantas maju beberapa langkah hendak menyerang saya, tuturnya.

READ  Komisi 2 DPRD Kabupaten Halmahera Tengah Kunjungan Kerja ke Kecamatan Patani Utara dan Patani Timur.

Katanya lagi, karena merasa terancam, spontan saya pun berbalik kebelakang mobil dan mematahkan gagang penyangga bagian belakang mobil dan menyerang balik ke saudara Badrun Mahmud, hingga saudara Badrun Mahmud berlari balik ke rumahnya dan masuk kedalam, saya mengejar masuk ke rumah dan menarik gagang pemegang pintu sehingga gagang pemegang pintu rusak. Korban pun balik dan pergi, ungkapnya.

Dari kasus ini, menurut salah satu politisi Partai Amanat Nasional (PAN) Husen Ismail, lewat pesan WhatsAppnya, dengan adanya kasus ini pihak kepolisian di butuhkan keseriusannya dalam menerima laporan, hal ini sangat penting.

Apalagi kasus yang dilaporkan dugaan pengancaman pakai senjata tajam. Bahkan diduga pelaku bukan hanya sekali melakukan hal yang sama yang diduga mengancam juga terhadap seorang ibu/Jasmin, ungkapnya.

Lanjutnya lagi, ini butuh kesigapan polisi untuk segera menindaklanjuti laporan tersebut.
Kehawatiran kami, jangan sampai ada fenomena yang ditangkap publik bahwa perilaku polisi tidak profesional, tutupnya. (Rosa).

Share :

Baca Juga

Daerah

Diduga, Direktur Cv Tamas Berkah Ngotot Loloskan Besi Tua.

Daerah

Penyaluran Bantuan Sembako Bagi Warga Terdampak Banjir Kecamatan Weda Selatan.

Daerah

Sejumlah Anggota DPRD Halteng Pilih Diam Saat Dikonfirmasi Soal Jalan di Areal Sepo.

Daerah

Pemilihan BPD Lelilef Sawai Diduga Menyalahi Aturan.

Daerah

Proyek Bronjong di Desa Were Tanpa Papan Proyek, Penerapan K3 Dipertanyakan.

Daerah

On The Spot: Sosialisasi Operasi Patuh Kieraha 2026, Polres Halmahera Tengah Edukasi Pengendara di Weda.

Daerah

Salah Satu Kades Kecamatan Weda Selatan, Diduga Salahgunakan Dana Desa.

Daerah

Dua Unit Mobil Operasional PT IWIP Curi Perhatian: Bersih, Rapi, dan Penuh Keteladanan.

You cannot copy content of this page