Home / Daerah / Nasional / Regional

Minggu, 22 Juni 2025 - 21:39 WIB

Baru Dua Bulan Selesai, Proyek di Messa Ambruk: Warga Desak DPRD, Inspektorat, dan APH Bertindak.

Ahad, 22 Juni 2025. 22:31 WIT.

HAL-TENG, PERS TIPIKOR.ID – Ironi kembali menyelimuti Halmahera Tengah. Proyek fisik yang bersumber dari anggaran tahun 2024 di Desa Messa, Kecamatan Weda Timur, kini menuai sorotan. Baru rampung sekitar dua bulan lalu, struktur saluran air (got) yang dibangun kini telah ambruk dan memicu keresahan warga.

Berdasarkan informasi yang diterima Pers Tipikor.id, proyek tersebut diduga melibatkan Arman Ali, seorang kontraktor swasta, serta Saida Hasan, ASN aktif yang juga mengajar di SD Negeri Dote. Warga menilai kualitas pekerjaan tidak sesuai dengan standar teknis pembangunan infrastruktur.

“Baru dua bulan selesai, sekarang sudah rusak. Ini jelas asal jadi. Dua anggota DPRD asal Messa seharusnya paling depan bersuara, jangan hanya diam,” ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Ambruknya saluran air tersebut mengganggu aliran pembuangan dan memicu kekhawatiran akan banjir saat musim hujan. Warga menyesalkan proyek yang seharusnya memberi manfaat justru menambah persoalan lingkungan.

Desakan juga ditujukan kepada dua legislator DPRD asal Desa Messa. Warga berharap mereka menggunakan fungsi pengawasan secara maksimal, termasuk memanggil pihak pelaksana maupun dinas teknis terkait.

Selain itu, masyarakat juga mendesak Inspektorat Daerah untuk melakukan audit menyeluruh, baik secara teknis maupun administratif. Jika ditemukan indikasi penyimpangan, warga meminta aparat penegak hukum segera mengambil langkah penindakan.

Kami ingin tahu: kenapa proyek ini bisa rusak secepat itu? Apakah ada permainan? Dan bagaimana proses pembayarannya bisa berjalan?” tambah warga sumber.

Hingga berita ini diturunkan, Arman Ali belum berhasil dihubungi untuk memberikan keterangan. Sementara itu, Saida Hasan juga belum dapat dikonfirmasi.

Redaksi Pers Tipikor.id membuka ruang hak jawab dan klarifikasi kepada semua pihak yang disebutkan dalam pemberitaan ini.

READ  Akibat Resah, Puluhan Emak-emak Datangi Mapolres Halteng Tanyakan Kasus Arisan Daring.

Sumber menambahkan, kami berharap para wakil rakyat tidak hanya hadir secara administratif, tetapi juga berani bersikap tegas terhadap persoalan di wilayah mereka sendiri.

“Kepercayaan publik, tak akan tumbuh tanpa keberanian untuk membela kepentingan rakyat”.(Editor: Rosa)

Share :

Baca Juga

Daerah

Satu Tarikan Napas Menuju Takdir: Tiga Putra Fagogoru dan Fondasi yang Mereka Tinggalkan.

Daerah

KPK Bakal Didemo Koalisi Mahasiswa Maluku Utara.

Daerah

Oknum Aparat Desa Damuli, Diduga Terlibat Mendukung Paslon 02 Elang-Rahim.

Daerah

Gete Valve Jebol, Layanan Air Bersih PDAM Halteng Terganggu di Sejumlah Wilayah.

Daerah

Perencanaan Pembangunan Hotel Nusliko Jadi Tanda Tanya Besar.

Daerah

Di Tengah Geliat Tambang, HNSI Dorong Perikanan Jadi Masa Depan Ekonomi Halmahera Tengah.

Daerah

Status Pulau Sain, Piyai, dan Kiyas: Kronologi Dokumen yang Menegaskan Masuk Maluku Utara.

Daerah

Pengembalian Uang Tak Hapus Unsur Pidana, Rustam Ismail Kritik Pernyataan Kabag Umum.

You cannot copy content of this page