Home / Daerah

Jumat, 28 Januari 2022 - 03:26 WIB

Ketua KNPI Meminta Hukum Jangan Tumpul ke Atas, Tajam ke Bawah

Kamis,27/01/2022. 23:10 WIT

π“πˆππˆπŠπŽπ‘.𝐒𝐝 HALTENG – Penyerobotan tanah milik masyarakat, yang terjadi di Halmahera Tengah kecamatan Weda desa Nurweda semakin menggila.

Dari kasus penyerobotan tanah itu, ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Halmahera Tengah Husen Ismail angkat bicara.

Sebab menurut Husen, tanah itu memiliki dua alat bukti berupa sertifikat yang telah dimenangkan, pada saat di lelang yang di lakukan oleh negara.

Ungkapnya lagi, hal ini berdasarkan kutipan risalah lelang oleh kementrian keuangan Republik Indonesia Direktorat kekayaan Negara Provinsi Maluku Utara, dengan kantor wilayah DJKN Sultenggomalut, dan KPKNL ternate, dengan bukti sebagai berikut:

  1. SHM (surat Hak milik) dengan nomor: 00254 di sertai pula dengan risalah lelang nomor: 211/79/2019.
  2. SHM(surat Hak milik) dengan nomor: 00775 dengan risalah lelang nomor: 148/79/2019.

Namun sangat miris, di atas tanah milik warga tersebut, dengan sengaja telah di bangun Landscap GOR Fagogoru, oleh Cv Tomiya Jaya dan pembangunan drainase serta decker, pelaksana Cv Lima Bersaudara. Hal ini di lakukan diduga tanpa seijin pemilik tanah tersebut, ujarnya.

Harusnya dari alas bukti dan surat lelang itu, Pemerintah Daerah (Pemda) tidak seenaknya menyerobot atau tidak mengindahkan surat putusan pemenang lelang yang telah di atur sesuai dengan aturan dan Undang-Undang negera ini.

Dari itu, “Kami meminta ke penegak hukum, agar kasus penyerobotan ini menjadi perhatian, jangan seakan hukum ini tumpul ke atas tajam ke bawah, harapnya. (Rosa)

READ  Tidak Takut Berdampak Hukum, Dua Kontraktor Membangunan Project Miliaran Rupiah Diatas Tanah Milik Masyarakat

Share :

Baca Juga

Daerah

Hindari Provokasi, Kapolres Halteng Minta Warga Tetap Tenang, Soal Tiga Pulau di Pulau Gebe Serahkan ke Pemerintah.

Daerah

Kapolda Maluku Utara: Penanganan Kasus KDRT Berjalan Secara Profesional dan Prosedural.

Daerah

Kendalikan Inflasi, Pemda (Dinas Ketahanan Pangan) Serahkan Bantuan Pangan.

Daerah

Cegah Stunting Melalui PAUD Berkualitas, Menuju Generasi Emas.

Daerah

Di Balik Rp30 Miliar Proyek Lelilef–Woebulen, Drainase Berbahan Tanah di Jalan Nasional Picu Tanda Tanya.

Daerah

Program Penanganan Inflasi Penjabat Bupati Halmahera Tengah.

Daerah

Terendus Tambang Ilegal Di Maluku Utara, Ampera Haltim Ajak Komisi Anti Rasuah/KPK, Seriusi 13 Ijin Usaha Pertambangan (IUP)

Daerah

Fakta Baru,Β Formulir C 1 Papan Plano Total Suara 30, Formulir C 1 Hologram Menjadi 130.

You cannot copy content of this page