Home / Daerah / Investigasi / Nasional / Regional

Rabu, 3 Juni 2026 - 00:04 WIB

Menelisik Jejak Anggaran Rp29,9 Miliar Drainase Kota Weda.

Rabu, 3 Juni 2026.01:04 WIT

HALTENG, PERS TIPIKOR.ID — Publik mungkin tidak menyangka bahwa proyek drainase di jantung Kota Weda menyimpan nilai anggaran yang begitu fantastis. Dari penelusuran dokumen pengadaan selama periode 2023 hingga 2025, terungkap total dana yang digelontorkan untuk pembangunan saluran air perkotaan ini mencapai sekitar Rp29,9 miliar, yang tersebar dalam berbagai paket pekerjaan di sejumlah titik kota.Namun demikian, di balik besarnya akumulasi anggaran yang telah digelontorkan, persoalan genangan air di sejumlah titik Kota Weda masih menjadi keluhan yang belum sepenuhnya terjawab.

Beberapa ruas jalan utama dan kawasan permukiman masih kerap tergenang saat intensitas hujan meningkat, menandakan bahwa sistem drainase yang telah dibangun belum sepenuhnya bekerja secara optimal sebagaimana tujuan awal perencanaan.

Kondisi ini memunculkan pertanyaan terkait efektivitas pelaksanaan proyek yang telah menyerap anggaran hingga puluhan miliar rupiah tersebut. Apalagi, sebagian pekerjaan tercatat dilakukan secara bertahap di lokasi yang berdekatan atau memiliki karakteristik wilayah yang sama, sehingga menimbulkan kesan bahwa penanganan masalah drainase belum benar-benar tuntas secara menyeluruh.

Situasi tersebut memperlihatkan bahwa meskipun proyek drainase Kota Weda telah menjadi salah satu prioritas pembangunan infrastruktur daerah, hasil di lapangan masih menyisakan pekerjaan rumah yang cukup besar. Evaluasi terhadap perencanaan, desain teknis, serta kesinambungan pekerjaan dinilai menjadi penting agar investasi anggaran yang telah mencapai sekitar Rp29,9 miliar tersebut benar-benar memberikan dampak signifikan bagi masyarakat.

Komitmen Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) dalam membenahi tata ruang air dan penanggulangan banjir di pusat Kota Weda terus berjalan secara bertahap dalam beberapa tahun terakhir.

Berdasarkan penelusuran Pers Tipikor.id terhadap dokumen pengadaan, tercatat akumulasi anggaran yang dikucurkan khusus untuk pekerjaan drainase U-Ditch dan kanal makro di wilayah Kota Weda mencapai Rp29.914.794.135,96 sepanjang tahun anggaran 2023 hingga 2025.

READ  FPTI Provinsi Maluku Utar Gelar Rapat Konsolidasi di Kafe 90 Derajat, Bahas Program Kerja dan Penguatan Organisasi.

Akumulasi anggaran tersebut merupakan gabungan dari sejumlah paket pekerjaan yang bersumber dari APBD Induk dan APBD Perubahan, yang diarahkan untuk penanganan genangan air hujan hingga dampak pasang air laut (rob) di kawasan kota.

Pada tahun 2023, total anggaran pekerjaan drainase di Kota Weda tercatat mencapai Rp19.830.955.000,00, yang menjadi fase awal peralihan sistem drainase dari saluran tanah konvensional ke konstruksi beton pracetak (U-Ditch).

Tercatat beberapa paket pekerjaan, antara lain:

1. Pembangunan Saluran Dalam Kota Weda U-Ditch (APBD Induk 2023)

Kode tender: 2861729

Pagu anggaran: Rp6.000.000.000,00

HPS: Rp5.999.899.061,00

2. Pembangunan Kanal Kota Weda Sektor Perkotaan (APBD Induk 2023)

Nilai kontrak: Rp4.948.000.000,00

Penyedia: CV. Balap Garda Perjuangan

3. Pembangunan Drainase U-Ditch (APBD Perubahan 2023)

Kode tender: 3251729

Nomor kontrak: 600/42/SPP/DRAIN-SDA/APBD-P/DPUPR-HG/XII/2023

Pagu anggaran: Rp9.000.000.000,00

Nilai kontrak: Rp8.882.955.000,00

Penyedia: CV. Zhafirah Persada

Memasuki tahun 2024, total anggaran drainase di Kota Weda tercatat sebesar Rp7.899.839.135,96, dengan fokus pekerjaan pada pemasangan boks beton struktural di jalur protokoler serta penanganan titik-titik sumbatan sekunder.

Pembangunan Drainase / U-Ditch Dalam Kota Weda (APBD Perubahan 2024)

Kode tender: 4831729

Pagu anggaran: Rp7.500.000.000,00

Pada tahun 2025, alokasi anggaran drainase di Kota Weda tercatat sebesar Rp2.184.000.000,00. Berbeda dengan tahun sebelumnya yang menggunakan skema tender besar, pada APBD Perubahan 2025 anggaran dialokasikan dalam 11 paket pekerjaan skala kecil melalui mekanisme Pengadaan Langsung (PL).

Skema ini terdiri dari 10 paket konstruksi fisik saluran air dengan pagu masing-masing sebesar Rp198.000.000,00 serta 1 paket penunjang/saringan sedimentasi senilai Rp204.000.000,00. Seluruhnya diarahkan untuk penanganan kedaruratan infrastruktur perkotaan, normalisasi sekunder, serta penanganan titik sumbatan di berbagai lokasi Kota Weda.

Jika dihimpun secara keseluruhan, total paket pekerjaan drainase Kota Weda dalam periode 2023 hingga 2025 mencapai sekitar Rp29,9 miliar, yang tersebar dalam berbagai metode pengadaan mulai dari tender berskala besar hingga pengadaan langsung dalam paket-paket kecil.(Editor: Rosa).

READ  "Proyek Air Bersih Mangkrak, Peran Ganda Suharjoni Dipertanyakan".

Share :

Baca Juga

Daerah

Innalillahi, Keluarga Besar Pers Tipikor.id Sampaikan Duka Mendalam.

Daerah

DPRD HARUS MENGAWAL HASIL EVALUASI PJ BUPATI.

Daerah

Pelayanan Publik Terhambat, Warga Kritik Sikap Camat Weda.

Daerah

Komisi I DPRD Halteng Tinjau Infrastruktur, Pendidikan Saat Kunjungan Kerja

Daerah

ATAS PERINTAH KADIS PU, PROYEK MILIARAN DIKERJAKAN SUB KONTRAKTOR.

Daerah

Tebarkan Kebahagiaan, Salah Satu Anggota DPRD Fraksi Partai PKB Bersama Istri Berbagi Parcel.

Daerah

Tanpa Pengawalan, Hilang, Dikembalikan, Lalu Bebas: Bisakah Pengembalian Uang Negara Menghapus Tindak Pidana?

Daerah

Personel Kodim 1512/Weda, Gagalkan Selundupan Miras Jenis Cap Tikus.

You cannot copy content of this page