Home / Nasional

Selasa, 29 November 2022 - 10:27 WIB

51 Tahun KORPRI, Tantangan Dalam Tingkatkan Kesejahteraan ASN

Hari Ulang Tahun Korps (HUT) Korps Pegawai Republik Indonsia (KORPRI) ke 51 dengan tema adalah “KORPRI Melayani, Berkontribusi dan Berinovasi untuk Negeri” pada hari Selasa, 29/11 melalui upacara serempak di seluruh Indonesia yang ditandai dengan sosialisasi 4 (empat) program Utama.

Memang pada Musyawarah Nasional KORPRI IX (ke sembilan) kemarin, ada 4 (empat) program Utama KORPRI yang telah ditetapkan, yakni:
1. Meningkatkan kualitas pelayanan publik dan digitalisasi birokrasi.
2. Menguatkan ideologi dan karakter ASN.
3. Perlindungan Karier dan bantuan hukum ASN.
4. Peningkatan kesejahteraan ASN.

Penasihat KORPRI Suharti yang memimpin upacara di Mendikbudristek di Jakarta mengharapkan empat program tersebut adalah bukti bahwa KORPRI ingin bisa lebih bermanfaat bagi masyarakat dan seluruh ASN yang merupakan anggotanya.

“KORPRI adalah wadah yang terdiri atas ASN, untuk ASN, dan oleh ASN. Oleh karena itu, KORPRI memiliki peran dalam mendukung ASN melaksanakan tugas-tugasnya sebagai penyelenggara negara” harap Suharti.

Selanjutnya ia sampaikan bahwa tantangan-tantangan yang kita hadapi terus-menerus berubah. Oleh karena itu, KORPRI pun perlu menyesuaikan, terutama dalam memberikan dukungan yang relevan kepada para ASN.

“Seperti perkumpulan profesi lainnya, KORPRI juga perlu menjadi wadah bertukar-pikiran bagi para anggota agar bisa berinovasi, belajar hal baru, dan lebih kritis dalam menjawab permasalahan-permasalahan yang dihadapi masyarakat” tambahnya.

Penasehat organisasi yang berusia 51 tahun ini memberikan solusi, masalah yang muncul saat ini dan di masa depan menuntut kapasitas birokrasi yang lebih tinggi. Kita perlu mencari cara agar bisa melayani masyarakat dengan makin cepat, makin baik, dan makin murah.

Upacara Unhas dipimpin Prof Farida Patittingi

Sementara itu di Makassar, Unhas gelar HUT KORPRI 51 dipimpin oleh wanita pula. Prof Farida Patittingi sebagai Wakil Rektor Bidang SDM, Alumni dan Sistem Informasi menegaskan bahwa upaya tersebut tidak bisa dilakukan sendiri melainkan harus bersama-sama. Lebih banyak kepala yang peduli akan memberikan lebih banyak perspektif. KORPRI, sebagai wadah ASN dari berbagai unit kerja sebenarnya sangat ideal dalam memberikan pandangan yang lebih luas.

READ  SALAH SATU WARGA DESA WALEH DI KABARKAN HILANG.

“Ibu/Bapak yang saya hormati, jika kita melihat KORPRI sebagai suatu perkumpulan profesi, ada satu pembeda yang kita perlu sadari dan pahami bersama. KORPRI adalah perkumpulan para penyelenggara negara. Artinya, anggota KORPRI harus mengutamakan kepentingan masyarakat di atas kepentingan pribadi” Wonder Women Unhas.

Profesor Hukum ini tambahkan, kita sudah melakukan Sumpah/Janji untuk menjadi benteng bagi masyarakat, bangsa, dan negara. Oleh karena itu, mau tidak mau, kita harus secara aktif berperan menjadi teladan dan memegang nilai-nilai ASN, yakni berorientasi pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif.

Selain itu, kita juga harus menjunjung nilai toleransi, menghalau radikalisme-fanatisme, dan mengutamakan hajat hidup seluruh rakyat, bukan hanya segelintir golongan saja” imbuhnya. Demikian yang dapat saya sampaikan. Sekali lagi, Selamat Hari Ulang Tahun ke-51 KORPRI! “ASN bersatu, KORPRI tangguh dan Indonesia Tumbuh” akhir Prof Anti Kekerasan Seksual ini.

GM Harding

Share :

Baca Juga

Daerah

Warga Sagea Kiya Geruduk PT. MAI, Buka Paksa Pagar Jetty dan Tuntut Ganti Rugi.

Daerah

Duh,Sudah Cair 30% Proyek 3 Miliar Lebih Ini Tak Kunjung Dikerjakan.

Daerah

Polda Malut Tertibkan Galian C di Halmahera Tengah, Aktivitas Tanpa Izin Mulai Diperiksa.

Daerah

PENJABAT BUPATI Ir. IKRAM MALAN SANGADJI. M.Si MENYERAHKAN 370 SK PPPK.

Daerah

Rp 10,68 Miliar Mengalir Deras di Saluran, Tapi Air Masih Meluap.

Daerah

Oknum Kades Insial ZH, Dalam Rangka Apa Ke Jakarta, Apakah Ikut Bimtek Atau Ikut Rombongan Debat.

Daerah

Desa Persiapan Era Fagogoru Trans SP 1 Waleh Bersih-Bersih Sambut Evaluasi dari Provinsi.

Daerah

Misteri Tukar Guling Tanah Pemda Halteng: Dugaan Manipulasi dan Kepentingan Oknum Harus Menjadi Perhatian APH.

You cannot copy content of this page