Home / Uncategorized

Senin, 22 Juli 2024 - 21:59 WIB

Peduli Banjir Lukulamo, Komunitas Salawaku Berikan Bantuan Sembako.

Senin, 22 Juli 2024.22:52 WIT.

HAL-TENG PERS TIPIKOR.ID. Dalam rangka mewujudkan rasa kepedulian terhadap sesama, Komunitas Salawaku Kota Weda, berikan bantuan pukul 5:00 WIT, kepada masyarakat yang terdampak  bencana banjir di Desa Lukulamo Kecamatan Weda Tengah. (22/7).

Berti, selaku ketua menjelaskan, bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk meringankan beban masyarakat yang terkena banjir, dengan memberikan sedikit sumbangan berupa sembako.

Nus Bane menjelaskan, sesama makhluk ciptaan Tuhan harus saling tolong menolong dalam kebaikan. Untuk itu, kami untuk turut andil membantu daerah yang terkena bencana.

“Semoga sedikit meringankan beban kepada keluarga yang lagi kena musibah, sama-sama saling bantu,” kata Nus.

“Bantuanya kita salurkan langsung kepada masyarakat yang terdampak korban banjir’.

Kata Nus, kami komunitas Salawaku berharap, melalui bantuan yang diberikan dapat meringankan sedikit beban yang diderita oleh korban banjir dan dapat dimanfaatkan sebagai sesuatu hal yang berguna untuk menunjang kebutuhan mereka, tutupnya. (Rosa).

READ  Dishub Halmahera Tengah Perkuat Sinergi Transportasi Darat melalui Rapat Koordinasi.

Share :

Baca Juga

Uncategorized

PPKS, KEKERASAN SEKSUAL MODEL BARU?

Uncategorized

Bernilai Fantastis Rp 14,9 M, Proyek Jalan Hotmix Tahun 2024 Tak Kunjung Dikerjakan.

Uncategorized

Antusiasme Ratusan Warga Kota Weda Hadiri Rapat Persiapan Deklarasi Era Jilid 2.

Uncategorized

Ganti Rugi Tidak Tuntas, Warga Hentikan Pengerjaan Proyek Jalan Desa Wedana.

Uncategorized

Ka Rutan Weda Nyatakan Perang terhadap Narkoba, Tegaskan Komitmen Bersihkan Lingkungan Rutan.

Uncategorized

Desa Wedana Jadi Contoh di Halteng, Panen Cabai Capai Satu Ton dan Harga Pasar Lebih Terkendali.

Uncategorized

Belasan Tahun Tak Tersentuh Perbaikan, Warga SP 2Trans Waleh Cor Jalan Pakai Anggaran Pribadi.

Uncategorized

TNI Polri Bantu Warga Korban Banjir di Kecamatan Weda Tengah

You cannot copy content of this page